Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem. Diperkirakan, cuaca ekstrem itu 22 Agustus hingga 26 Agustus 2021.
Mengutip dari keterangan dalam rilis BMKG, Minggu (22/8/2021) cuaca ekstrem seperti putting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir serta hujan es dan lainnya bisa menimbulkan banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, pohon tumbang, dan jalanan licin.
Adapun, cuaca ekstrem itu berpotensi terjadi pada 22 dan 23 Agustus di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung.
Cuaca ekstrem juga potensi terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
BMKG menambahkan kondisi cuaca bervariasi juga terjadi mulai 20 Agustus hingga 26 Agustus 2021. Wilayah Bali hingga Nusa Tenggara akan cenderung cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan intensitas sedang dan lebat yang bersifat lokal akan terjadi di sebagian wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi cuaca ekstrem. Salah satu pohon yang tumbang di Jalan Hos Cokro Aminoto Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem. Diperkirakan, cuaca ekstrem itu 22 Agustus hingga 26 Agustus 2021.
Mengutip dari keterangan dalam rilis BMKG, Minggu (22/8/2021) cuaca ekstrem seperti putting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir serta hujan es dan lainnya bisa menimbulkan banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, pohon tumbang, dan jalanan licin.
Adapun, cuaca ekstrem itu berpotensi terjadi pada 22 dan 23 Agustus di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung.
Cuaca ekstrem juga potensi terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
BMKG menambahkan kondisi cuaca bervariasi juga terjadi mulai 20 Agustus hingga 26 Agustus 2021. Wilayah Bali hingga Nusa Tenggara akan cenderung cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan intensitas sedang dan lebat yang bersifat lokal akan terjadi di sebagian wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sementara untuk wilayah Sumatera, sebagian besar akan berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Di wilayah Kalimantan akan dominan hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga lebat terdapat di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Potensi curah hujan yang cukup signifikan diperkirakan terdapat di sebagian besar wilayah Sulawesi bagian tengah, Maluku dan Papua.
Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi