Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk mengusut tuntas tragedi berdarah Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022).

Dalam tragedi tersebut, 129 orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara informasi yang diterima Komnas HAM korban meninggal dunia mencapai 153 orang.

”Khusus kepada Kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini,” kata Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).

Baca: Korban Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Bertambah Menjadi 153 Orang

Untuk itu, ia memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.

”Saya menyesalkan tragedi ini. Dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di Tanah Air. Jangan sampai ada tragedi lagi di masa yang akan datang,” tegasnya

Sebelumnya, kerusuhan terjadi pascalaga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang. Kejadian ini berawal dari kekalahan tuan rumah Arema Malang atas Persebaya Surabaya dengan 2-3.

Suporter tuan rumah, Aremania tidak puas dan akhirnya turun ke lapangan hingga menimbulkan kerusuhan. Akhirnya petugas polisi mengambil tindakan.
Suporter tuan rumah, Aremania tidak puas dan akhirnya turun ke lapangan hingga menimbulkan kerusuhan. Akhirnya petugas polisi mengambil tindakan.Baca: Jokowi Perintahkan PSSI Hentikan Sementara Liga 1Para supporter yang memasuki lapangan dalam jumlah banyak, akhirnya membuat polisi melepaskan gas air mata. Tembakan gas air mata inilah yang kemudian membuat ‘kocar-kacir’ mereka yang menerobos masuk ke lapangan.Kepanikan kemudian membuat para pendukung Arema berusaha keluar stadion, sehingga menimbulkan ‘sumbatan’ di pintu keluar. Akhirnya banyak yang terijak-injak, dan sesak nafas, karena pada saat yang sama gas air mata mendera.Kerusuhan yang terjadi di dalam stadion juga diketahui meluas ke luar stadion. Sebanyak delapan kendaraan polisi dirusak dan dibakar massa. Rinciannya sebanyak lima unit dirusak dan digulingkan, sedangkan tiga lain dibakar nyaris hanya menyisakan kerangka.Baca: Tragedi Kanjuruhan Jadi Sorotan Internasional Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler