Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Keuangan Awan Nurmawan Nuh mengatakan, pemanggilan para pegawai itu dengan maksud untuk dimintai klarifikasi dan pemeriksaan atas harta kekayaan yang dimiliki.

”Mulai Senin sudah kita lakukan pemanggilan (69 pegawai harta tak wajar) untuk dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan. Targetnya kita selesaikan dalam 2 minggu ini,” ungkapnya mengutip CNNIndonesia.com, Selasa (7/3/2023).

Namun, pihaknya tidak merinci sudah berapa pegawai yang dipanggil untuk dimintai klarifikasi dan pemeriksaan tersebut.

Baca: 69 Pegawai Kemenkeu Tak Lapor LHKPN Akan Diperiksa

Ia menjelaskan berdasarkan hasil analitik, pihaknya melakukan cek formal juga material terkait anomali harta kekayaan pegawai internal. Setelah ditemukan ketidakwajaran, Awan mengatakan pihaknya mengecek lagi, mulai dari harta yang tidak dilaporkan hingga transaksi mencurigakan.

”Untuk LHK 2019 artinya yang dilaporkan 2020 itu ada 33 pegawai tidak clear. Untuk LHK 2020 atau pelaporan 2021 ada 36 pegawai tidak clear. Total ada 69 pegawai tidak clear,” ungkapnya.Pemanggilan 69 pegawai Kemenkeu ini merupakan buntut dari kasus  penganiayaan yang dilakukan oleh anak mantan pejabat Direktorat Jenderal Keuangan (DJP) kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo yang memiliki harta kekayaan sebesar Rp 56 miliar.Kasus itu kemudian merembet hingga ke pejabat Kemnekeu hingga semua pegawainya turut dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui harta tak wajar. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler