Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara para menteri yang diundang dalam ratas itu adalah Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Arief Prasetyo Adi, dan Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas).

Tidak hadirnya Syahrul ini pun kemudian membuat spekulasi liar di masyarakat yang saat ini tengah ramai terkait isu reshuffle atau perombakan kabinet Indonesia Maju. Di mana, Syahrul diisukan menjadi salah satu menteri yang akan terkena dampaknya.

Baca: Bahas Soal Beras, Mentan Tak Diundang Jokowi

Jokowi pun buka suara memberikan penjelasan. Dia menepis tidak hadirnya Mentan terkait isu reshuffle

”Oh nggak (terkait reshuffle) ya biasa ada masalah-masalah yang harus kita selesaikan. Ya mungkin masih ke luar kota,” kata Jokowi, mengutip Detik.com, Rabu (1/2/2023).

Dia menekankan rapat terkait pangan itu membahas terkait operasional di lapangan yang menurutnya merupakan urusan Bulog, Badan Pangan, dan Kementerian PerdaganganBaca: Soal Reshuffle Kabinet, Jokowi Bilang Begini”Oh ya memang operasional lapangan terkait operasi pasar. Urusannya dengan Bulog, dengan badan pangan nasional dengan Mendag, karena perdagangan,” tutur Jokowi. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler