Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara yang diundang oleh Presiden Jokowi adalah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), dan Kepala Badan Pangan Nasional Arif Prasetyo Adi.

Menurut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, yang diundang memang Bulog, Badan Pangan Nasional, dan Menteri Perdagangan.

”Orang yang diundang saya cuma bertiga urusan beras, ya ini kan masalah penyaluran operasi pasar Mendag itu stabilisasi saya pelaksananya, pak Arief itu yang ngitung neracanya,” ujar Buwas di Kompleks Istana Kepresidenan, mengutip Kompas.com, Selasa (31/1/2023).

Baca: Kementan Turunkan Tim Imbas Viral Petani Buang Tomat ke Sungai

Sementara ketika ditanya terkait alasan Mentan yang tidak diundang dalam ratas tersebut, Buwas menjawab bahwa dirinya tidak tahu menahu alasan tersebut. Ia juga menegaskan tidak ada pembahasan reshuffle.

”Saya nggak tahu. Ohh nggak ada (bahas reshuffle),” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo mengatakan dirinya dengan Mendag dan Perum Bulog diundang Jokowi untuk membahas stabilisasi pasokan dan harga beras.
”Pak Presiden perintahkan langsung kepada kami bertiga untuk stabilisasi harga beras,” ujar Arief.Baca: 500 Ton Beras Murah Digelontorkan untuk Operasi Pasar di PatiDalam menstabilisasi harga beras, Arief mengatakan Perum Bulog akan menggelontorkan 300.000 ton beras ke pasaran.Arief juga telah menugaskan Bulog untuk menyerap beras petani saat panen raya sebanyak 2,4 juta ton. Jadi, sebelum panen raya gudang Bulog harus dikosongkan agar penyerapan menjadi maksimal. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler