Catat! Tiga Provinsi Ini Paling Banyak Kasus Dispensasi Nikah
Murianews
Sabtu, 21 Januari 2023 13:19:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan KemenPPPA, Rohika Kurniadi Sari mengatakan, jumlah perkawinan di Indonesia setiap tahunnya mengalami penurunan. Namun, penurunan itu tak dapat dikatakan bahwa jumlah perkawinan anak menjadi kecil.
”Daerah terbesar dalam dispensasi kawin memang yang masih mempunyai posisi tinggi, Jabar, Jatim, dan Sulsel,” ucapnya, mengutip Detik.com, Sabtu (21/1/2023).
Baca: 520 Perempuan di Jepara Ajukan Nikah Dini, Ini Sebabnya
Menurutnya, faktor dominan yang mempengaruhi bahaknya dispensasi nikah ini adalah karena faktor ekonomi. Disusul kemudian terkait adat istiadat dan pendidikan.
Kendati demikian, pihaknya tidak merinci lebih lanjut terkait jumlah dispensasi kawin di tiga provinsi tersebut lantaran pihaknya masih berkoordinasi dengan Badan Peradilan Agama (Badilag) untuk melakukan sinergitas data.
”Paling banyak dominan adalah ekonomi karena solusi untuk ekonomi adalah mengawinkan anaknya. Kedua, orang tua sudah khawatir anaknya melakukan tindakan tidak terpuji seperti zina, itu menjadi faktor Dispensasi nikah. Orang tua sekarang kok mudah menyerah ya terhadap persoalan anak ini,” imbuhnya lagi.
Sementara Plt Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (KemenPPPA), Rini Handayani mengatakan, ada sejumlah risiko kesehatan yang bisa dialami oleh anak pernikahan dini dan hamil.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



