Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dilansir dari Kompas.com, kejadian ini berlangsung pada Sabtu (7/1/2023). Kapolsek Lengkong Kompol Imam Z menduga kejadian ini merupakan bagian dari tindak pidana pencurian dengan pemberatan terhadap sebuah rumah kosong di Jalan Paledang.

Pihaknya, melalui hasil pengecekan TKP (Tempat Kejadian Perkara) oleh Timn Inafis Polrestabes Bandung mendapati sejumlah fakta. Diantaranya ditemukan bekas congkelan di pintu masuk, dan hilangnya sejumlah perhiasan.

"Ada bekas congkelan pintu depan rumah kemudian ada kamar bekas diacak-acak, masih didata, yang diambil perhiasan," ucap Imam.

Meninggalnya pemilik rumah, diduga karena mengalami shock atau kaget dan pingsan saat mendapati rumahnya disatroni maling. Hal itu didasari juga dengan kondisi kesehatan korban.

"Pada korban tidak ada bekas tanda kekerasan, tidak ada luka maupun lebam, mungkin kaget karena pas datang rumah terbuka, mungkin karena darah tinggi dan kolesterol dan diabetes dan usia 64," jelas Kapolesk Lengkong.

Selanjutnya Imam Z menyatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas kasus ini. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait kejadian ini.

"Mudahan-mudahan pelaku terungkap dan tertangkap untuk proses lanjut," ucapnya.
Sementara itu, Hadi (59) salah satu tetangga dari korban, mengaku mendengar teriakan minta tolong dari anak korban sekitar pukul 14.30 WIB. Kemudian dirinya mendapati anak korban meminta tolong atas kondisi ayahnya.BACA JUGA: Pelaku Pembacokan Polisi di Kupang Ditangkap"Awalnya saya taunya ada yang minta tolong pas anaknya (korban) pulang, katanya di situ ada yang pingsan. Saya samperin, pas dipegang tangannya dingin, nadinya udah gak ada," kata Hadi.Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di depan rumah. Sementara motor korban yang berada di dekat lokasi masih menyala. Selanjutnya beberapa warga memindahkannya ke dalam rumah.Informasi dari sejumlah warga sekitar, seperti yang dilansir Kompas.com menyebut, sempat ada dua motor yang parkir di depan gang masuk menuju rumah korban. Motor itu diduga milik pelaku pencurian.Penulis: Budi SantosoEditor: Budi SantosoSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler