Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Gus Yahya menyebut jika aksi sawer itu sangat tidak sopan. Sehingga pihaknya meminta agar pada saat ada qariah membaca Al-Qur'an, justru masyarakat harus menghormati.

"Enggak sopan lah itu. Hentikan yang begitu-begitu. Hormatilah," kata Gus Yahya, mengutip CNNIndonesia.com, Jumat (6/1/2023).

BacaViral Qoriah Disawer Saat Baca Al-Qur`an, Anwar Abbas: Tidak Pantas

Ia meyakini ulama-ulama setempat sudah menegur perbuatan tersebut. Baginya, tindakan itu sangat tidak hargai qari atau qariah dan tak sopan.

"Saya kira ulama-ulama setempat (menegur). Sangat tidak sopan," lanjutnya.

Sementara Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrurrozi juga mengecam tindakan qariah disawer uang ketika sedang melantunkan ayat suci Alquran. Baginya, cara demikian telah melanggar adat kesopanan dan syariat Islam."Mungkin dia bermaksud baik untuk bersedekah, tapi dilakukan dengan cara yang melanggar adat kesopanan dan syariah islam," ungkapnya.BacaViral Qoriah Disawer Saat Baca Al-Qur`an, Anwar Abbas: Tidak PantasGus Fahrur berkata para jemaah yang ingin bersedekah bagi qari atau qariah mestinya dilakukan setelah acara dengan cara tertutup. Bukan melalui cara disawer di depan khalayak seperti demikian.Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler