Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Misalnya saja harga Pertamax yang baru saja disesuaikan oleh PT Pertamina (Persero) seharga Rp 12.800 per liter untuk Jawa Tengah. Namun, harga tersebut berbeda dengan harga yang ada di Sumatera sebesar Rp 13.050 per liter, kemudian di Riau Rp 13.300 per liter.

Terkait perbedaan ini, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting pun memberikan penjelasan. Menurutnya, hal itu tergantung Pajak atas Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) masing-masing daerah.

Baca: Pengumuman, Siang Ini Harga Pertamax Turun Menjadi Rp 12.800 Per Liter

”Ada yang kena 5 persen, namun ada juga yang di atas itu. (Harga Pertamax) Rp 12.800 itu yang (PBBKB) 5 persen,” ujar dia, mengutip Kompas.com, Selasa (3/1/2023).

Dilansir dari laman mypertamina.id, penentuan harga BBM nonsubsidi termasuk Pertamax, juga mempertimbangkan biaya pengangkutan BBM ke daerah konsumen.Secara sederhananya, biaya pengangkutan ini akan ditanggung oleh para konsumen. Kemudian, semakin jauh lokasinya dari kilang minyak, maka akan semakin mahal juga harga BBM nonsubsidinya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com, Mypertamina.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler