Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, PKB: Sempat Ada Dorongan dari PDIP
Murianews
Sabtu, 31 Desember 2022 08:29:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Para polisiti keberatan dengan sistem proporsional terbuka sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 168 ayat 2.
Hal ini sempat diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari, di mana ia mengatakan jika ada kemungkinan sistem pemilihan kembali ke sistem proporsional tertutup.
Baca: Ketua KPU: Ada Kemungkinan Pemilu 2024 Kembali ke Sistem Proporsional Tertutup
Menanggapi hal itu, Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda mengatakan jika permberlakukan sistem proporsional tertutup tersebut sempat didorong PDIP.
”Terkait dengan isu ini kan sempat memang didorong oleh teman-teman PDIP setahu saya, mungkin teman-teman bisa cross check ke teman-teman PDIP waktu itu semangatnya ingin pragmatisme politik tidak terlalu berlebihan,” kata Huda, mengutip Detik.com, Sabtu (31/12/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



