Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurutnya, skema itu akan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) hingga mengurangi subsidi. Dia menyebut motor konvensional sendiri banyak dipakai masyarakat bahkan sampai ke pelosok-pelosok.

”Kalau ESDM sendiri, kita majunya ke konversi motor tua aja, karena ini yang bisa mengurangi BBM, mengurangi emisi, dan manfaatnya juga,” ungkapnya, dikutip dari Detik.com, Sabtu (24/12/2022).

Baca: Airlangga Hartarto Sebut Insentif Tidak untuk Semua Kendaraan Listrik

Dia mencontohkan, untuk warga yang mempunyai mobil atau motor tua, bisa dikonversi menggunakan listrik.

”Motor tua ini kan banyak dipakai masyarakat di pelosok-pelosok. Sehingga mereka juga bisa menghemat biaya energinya,” imbuh tasrif.

Selain itu, pemberian insentif untuk konversi kendaraan BBM ke listrik ini akan memberikan dampak positif kepada bengkel-bengkel. Mereka akan mendapatkan job untuk konversi tersebut.Baca: Pemerintah Akan Berikan Subsidi Kendaraan Listrik untuk Angkutan Umum”Kita juga melihat bengkel-bengkel, UKM bisa hidup. Kalau pabrikan besar, situ-situ aja,” terangnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler