Harga Mahal, Pemerintah akan Berikan Subsidi Biaya Angkut Telur
Murianews
Jumat, 23 Desember 2022 13:59:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Zulhas mengatakan, bantuan subsidi itu akan diambilkan dari dana belanja Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk komoditas-komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti telur.
”Begini, kalau harganya naik lebih dari 5 persen, Walikota akan turun tangan. Ongkos telur misalnya dari Blitar, itu bisa ditanggung oleh pemerintah daerah. Kalau masih naik juga bisa subsidi harga, pendek kata pemerintah akan melakukan segala upaya agar barangnya ada, harganya terjangkau. Tidak lebih dari 5 persen,” ujarnya, mengutip dari Kompas.com, Jumat (23/12/2022).
Baca: Harga Telur Naik Jelang Nataru, Bapanas Ungkap Penyebabnya
Menurutnya, dana BTT yang besarannya dua persen itu bisa digunakan untuk mendanai ongkos angkut maupun subsidi jika diketahui harga pangan terus merangkak naik. Dana tersebut pun bebas kapan digunakan, asal ketika harga pangan naik.
”Anggaran ada terus, subsidi biaya angkut ada terus. kapan saja (bisa digunakan). Uangnya ada. Misalnya subsidi ongkos cabai dari mana gitu ke sini, ada subsidi jadi enggak begitu mahal,” terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



