Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, memang pada beberapa minggu terakhir kasus Covid-19 sempat mengalami kenaikan. Namun tingkat fatalitasnya masih minim sehingga, ada kemungkinan PPKM dihentikan.

”Kasus positif dan kasus aktif sempat mengalami kenaikan selama empat minggu di akhir oktober kemarin di mana kasus positif mingguan naik dari 19 ribu menjadi 46 ribu kasus dengan rata-rata 6.500 kasus per hari, namun kenaikan ini tidak lama dan empat minggu terakhir mengalami penurunan menjadi rata-rata seribu seratus kasus per hari,” katanya, mengutip dari Kompas.com, Jumat (23/12/2022).

Baca: PPKM Hendak Dihentikan akhir Tahun Ini, Kemenkes Masih Minta Waktu

Penurunan kasus aktif dan kasus positif Covid-19 ini secara langsung berdampak pada angka kematian. Kasus meninggal mengalami penurunan menjadi 174 kasus per minggu, dengan rata-rata 24 orang meninggal akibat Covid-19 setiap hari.

Kemudian angka kesembuhan relatif tinggi sepanjang 2022, bahkan dua bulan terakhir mencapai 97 persen.”Melihat data yang ada, Covid-19 di Indonesia dapat dikatakan terkendali,” beber dia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler