Harga Telur Naik Jelang Nataru, Bapanas Ungkap Penyebabnya
Murianews
Senin, 12 Desember 2022 15:32:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa mengatakan, kenaikan tersebut memang terjadi lantaran ada dugaan distributor memonopoli pasokan telur yang menyebabkan harga telur ayam naik di tingkat pedagang dan konsumen.
”Sebenarnya dia (harga telur) enggak naik, tapi karena penguasaan di tengah (distributor), nah ini yang harus kita benahi. Kami akan membenahi di tengah, sehingga benar-benar kami memiliki data di tengah,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Senin (12/12/2022).
Baca: Harga Telur Naik, Produsen Roti di Kudus Kelimpungan
Dia menambahkan, selama ini Bapanas mengatur dengan cermat harga pembelian dan penjualan (HAP) telur ayam di tingkat produsen, pedagang, dan konsumen. Namun, untuk ditingkat distributor diakuinya memang belum tertata dengan baik.
”Tatkala kita bisa menata di tengah ini dengan baik, saya rasa ini bisa kita lakukan pengendalian harga dengan wajar,” ucapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



