Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, dalam kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur itu, anak Ismail Bolong merupakan direktur utama di korporasi tambang ilegal. Sementara untuk istrinya berperan untuk melakukan transaksi.

”Itu kan korporasi, anaknya sebagai Dirut, istrinya yang melakukan transaksi,” kata Pipit, dikutip dari Detik.com, Jumat (2/12/2022).

Baca: Bareskrim Polri Bakal Jemput Paksa Ismail Bolong

Pipit menegaskan tidak mungkin penyidik memeriksa keduanya jika tidak ada hubungannya dengan kasus tersebut. Pemeriksaan keduanya, lanjut Pipit berjalan lancar dan saling menguatkan. Namun dia tidak merinci keterangan tersebut menguatkan hal apa.

”Tidak mungkin penyidik memanggil yang tanpa ada hubungan. Hasilnya (pemeriksaan) lancar-lancar saja dan semua semakin menguatkan satu sama lainnya,” ujarnya.Sebelumnya, Pipit mengatakan jika kasus tambang ilegal itu sudah naik ke tingkat penyidikan. Bahkan pihaknya sudah menetapkan seorang tersangka, namun belum diungkapkan ke publik. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler