Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Saat ini, sejumlah investor sudah mulai menanam investasi untuk produksi baterai lithium di Indonesia. Salah satu perusahaan yang sudah siap investasi adalah Contemporary Amperex Technology (CATL).

”Dia mau invest di Indonesia karena Indonesia sangat bagus untuk dimasuki sekarang. Jadi dia mau bangun ekosistem, dari 1 lithium baterai dan green energy,” kata Luhut dalam acara Welcoming Stronger Investment Post-Pandemic, dikutip dari Detik.com, Rabu (30/11/2022).

Baca: Jokowi Opotimistis Indonesia Jadi Produsen Utama Baterai

Bahkan menurutnya, pemilik perusahaan tersebut sudah berkunjung ke Indonesia dan menyatakan sangat berminat untuk membangun pabrik baterai lithium di Indonesia.

”Dia pun sangat berminat, dan sehari sebelumnya, kami groundbreaking dengan HPAL untuk membuat HPAL bahan baterai lithium itu US$ 4,5 miliar di Vale, Sorowako. Dan dari total, sampai tahun 2027 itu US$ 34 miliar,” ucap Luhut.

Dengan adanya investor yang masuk ke Indonesia, Luhut menargetkan pada kuartal 3 tahun 2024 Indonesia sudah mulai memproduksi baterai lithium.

Baca: Rupa-Rupanya Ada Negara yang Tak Suka Indonesia Punya Pabrik Baterai, Sirik Banget Sih!
”Kita berharap di tahun 2028 kalau ini semua berjalan dengan bagus, kita mungkin akan (menjadi) the largest lithium battery producer on earth (penghasil baterai lithium terbesar di muka bumi),” ujar Luhut.Dengan begitu, menurut Luhut ekonomi Indonesia akan semakin kuat dan banyak yang bergantung ke Indonesia.”Orang akan bangun industri mobil di kita karena kita punya baterainya, harganya lebih murah, pakai clean energy, apa yang tidak kita punya?” ujarnya.Luhut menambahkan bahwa dari pihak CATL nantinya akan melakukan presentasi terkait investasi yang akan dilakukan di Indonesia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler