Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Jokowi mengatakan, saat ini pemerintah pusat gencar mencari investasi untuk menambah pemasukan negara, tetapi daerah justru tidak menggunakan uang tersebut dengan baik. Bahkan hanya diendapkan di bank.
”Ini saya ingatkan, kita ini mencari uang dari luar agar masuk, terjadi perputaran uang yang lebih meningkat, tetapi uang kita sendiri yang ditransfer dari Menteri Keuangan ke daerah-daerah justru nggak dipakai,” katanya dalam Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2022, Rabu (30/11/2022).
Baca: Jokowi: Awal 2023 Sudah Memasuki Resesi Global
Jokowi sempat menanyakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berapa uang kabupaten, kota dan provinsi yang ada di bank dan belum terpakai. Biasanya, kata Jokowi, di bulan-bulan seperti ini ada Rp 210-220 triliun.
”Pagi tadi kita cek uang yang ada di bank masih Rp 278 triliun kita ini cari investasi agar dapat arus modal masuk, yang sudah ada di kantong nggak dipakai, ya percuma, Rp 278 triliun gede banget, besar sekali,” ujar Jokowi.
Karena itu, Jokowi telah memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengecek satu-persatu persoalan apa yang dihadapi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



