Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kondisi ini diungkap oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kedua pascagempa di Kabupaten Cianjur.

”Tadi pagi sudah saya sampaikan, penyelamatan, evakuasi yang pertama. Kemudian tadi saya ke sini (RSUD Sayang) untuk memastikan perawatan yang sakit betul-betul tertangani dengan baik, memang di awal ada 741 pasien, sekarang tinggal 24,” ujar Jokowi, Kamis (24/11/2022).

Baca: Jokowi: 39 Korban Gempa di Cugenang, Cianjur Belum Ditemukan

Jokowi juga mengatakan jika sebagian besar pasien sudah dipulangkan. Namun ada juga yang dirujuk ke rumah sakit luar daerah untuk mendapatkan perawatan lebih maksimal. Mereka khususnya adalah korban yang mengalami luka berat.

”Sudah sebagian dipulangkan, sebagian dirujuk ke Bandung maupun Jakarta bagi kasus-kasus berat. Saya melihat penanganan di sini baik, yang berat dirujuk itu juga baik kemudian yang sudah sembuh juga sudah diperbolehkan pulang,” jelasnya.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa sulitnya mendistribusikan logistik dan mengevakuasi korban gempa. Hal itu karena banyaknya titik-titik evakuasi korban. Selain itu, kondisi medan yang naik turun juga menjadi kendala distribusi logistik kepada korban gempa.Baca: Presiden Jokowi Kembali ke Cianjur, Pastikan Logistik Terbagi Rata”Karena titiknya banyak sekali, kenapa hari Selasa pagi saya sampaikan gunakan heli kalau diperlukan, karena titiknya terlalu banyak, medannya juga naik turun gunung,” tutur Jokowi. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler