Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, posisi gempa di sekitar Sukabumi dan Cianjur.  Di sekitar daerah tersebut, merupakan rawan terjadi gempa.

”Merupakan gempa yang diakibatkan oleh patahan geser dengan magnitudo 5,6,” ujar Dwikorita, dikutip dari CNBCIndonesia.com, Senin (21/11/2022).

Baca: BMKG Imbau Potensi Gempa Susulan di Cianjur

Dia menduga, gempa ini merupakan pergerakan dari sesar Cimandiri jadi bergerak kembali.

”Kemudian kedalaman pusat gempa sekitar 10 kilometer," lanjutnya.

Lebih lanjut, Dwikorita meminta masyarakat yang beraktivitas di dalam gedung keluar dulu. Sebab, kemungkinan masih ada gempa susulan.
Sebelumnya, gempa M 5,6 mengguncang Cianjur. Gempa terasa kuat di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Bogor, Depok, hingga Tangerang Selatan.Baca: Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Kabupaten CianjurGempa dilaporkan terjadi pada pukul 13.21 WIB, Senin (21/11/2022). Titik koordinat gempa berada di 6,83 LS dan 107,06 BT dengan kedalaman 10 km. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNBC Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler