Ditemukan Kasus Polio di Pidie Aceh, Bocah 7 Tahun Mendadak Lumpuh
Murianews
Sabtu, 19 November 2022 12:13:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Maxi Rein Rondonuwu Kemenkes RI menjelaskan, pasien di Aceh tersebut mengalami pengecilan di paha dan betis. Pasien tersebut juga kini dalam kondisi bisa berjalan meskipun tertatih-tatih.
”Anak itu mengecil di bagian otot, paha, dan betis, dan memang tidak ada riwayat imunisasi. Tidak memiliki riwayat perjalanan, kontak, dan ada perjalanan ke luar, nggak ada,” ungkap Maxi, dikutip dari Detik.com, Sabtu (19/11/2022).
Baca: Vaksin Polio IPV di Kudus Kosong, Ini Penyebabnya
Kondisi anak tersebut diakuiya juga cukup memprihatinkan. Sebab, dalam rumahnya tidak ada obat apapun. Sehingga, Dinkes setempat diminta untuk melakukan penanganan secara cepat.
”Tapi anak ini kalau melihat kondisinya, kemarin saya lihat jalan sekalipun masih tertatih-tatih. Cuman memang, tidak ada obat. Nanti tinggal difisioterapi untuk mempertahankan massa ototnya,” sambungnya.
Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto menyebut ada dua faktor di balik temuan kasus polio. Pertama, dikaitkan dengan cakupan vaksinasi polio yang rendah di daerah tersebut sehingga tidak memiliki ketahanan melawan virus polio.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



