500 Ribu Buruh di Jabar Kena PHK, Menko PMK: Bisa Bertambah
Murianews
Sabtu, 19 November 2022 11:26:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurutnya, jumlah tersebut bisa saja bertambah menjadi 1,5 juta buruh yang kena PHK apabila tidak segera diatasi dengan baik.
”PHK sudah mendekati 500.000 dan jika tidak segera ada pengendalian, PHK bisa mencapai 1,5 juta, ini harus ada antisipasi dan penanganan,” kata Muhadjir, dikutip dari Kompas.com Sabtu (19/11/2022).
Baca: Gelombang PHK, Perusahaan GoTo Rumahkan 1.300 Karyawan
Muhadjir mengatakan, penanganan PHK di tengah tidakpastian perekonomian global ini harus dilakukan berbagai pihak, terutama pelaku usaha. Sehingga, pihaknya meminta agar perusahaan memiliki proyeksi yang jelas untuk target ke depan.
Dia juga mengatakan jika PHK ini harus ditempuh oleh perusahaan sebagai jalan terakhir. Sehingga, apabila masih ada solusi lain, PHK tidak perlu dilakukan.
”Sebisa mungkin ditahan dulu, jangan ada PHK. Kita cari bersama solusinya,” kata Menko PMK.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



