Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Emmanuel Macron berjalan kaki sepanjang dua sambil menyapa warga yang ada di sekitar jalan tersebut. Bahkan, Marcon tak segan untuk melempar senyum lebarnya kepada warga.

Sambil berjalan, Marcon kemudian melihat bayi yang digendong oleh ibunya. Marcon pun kemudian meminta izin untuk turut menggendong bayi tersebut.

Baca: Tiga Tari Tradisional Ditampilkan di Spouse Program KTT G20 di Bali

Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendin menjelaskan, peristiwa ini termasuk kejadian tak terduga. Emmanuel Macron tiba-tiba turun dari mobil dan berjalan kaki. Menurutnya hal itu menunjukkan pemimpin dunia anggota KTT G20 merasa aman.

”Kita bersyukur bahwa para pimpinan dunia yang menjadi anggota KTT G20 merasa aman dan terkesan dengan keramahan masyarakat Bali,” kata Effendin, Rabu (16/11/2022).

Baca: Kopi Tjolo Kudus Mejeng di G20 Bali
Effendin menjelaskan, Polri telah mempersiapkan pengamanan untuk KTT G20 selama setahun belakangan ini.Petugas telah mengantisipasi pengamanan terhadap kejadian di luar dugaan seperti turunnya Macron dari mobil.”Alhamdulillah beliau mulai jalan kaki dari pintu keluar GWK sampai dengan Politeknik sejauh 2 kilometer,” katanya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler