Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurutnya, dampak dari peperangan tersebut sangat merugikan bagi negara lain. Bahkan, dampak dari peperangan itu berakibat pada krisis energi dan krisis pangan.

”Kami harapkan dalam pertemuan dua hari ini agar semua negara G20 dan mitra untuk mendesak Rusia, karena Piagam PBB tidak memperkenankan membuat perubahan dengan paksaan. Batasan-batasan internasional harus dihormati, sehingga puncak KTT G20 hari ini dan besok diharapkan bisa mendorong hal itu,” kata Michel, dikutip dari CNBCIndonesia.com, Selasa (15/11/2022).

Baca: Harapan Jokowi di G20, Menjadi Katalis Pemilihan Ekonomi yang Inklusif

Menurutnya, perang Rusia dan Ukraina mengakibatkan krisis energi yang menyakiti masyarakat, dari Eropa hingga Asia. Hal itu pun berpengaruh pada dunia usaha, dan meningkatkan harga energi. Di sinilah pentingnya peran G20 untuk mendorong aksesibilitas dan harga energi yang terjangkau.

”Satu-satunya cara terbaik untuk mengakhiri krisis pangan dan energi adalah bagi Rusia untuk mengakhiri perang yang tidak masuk akal dan untuk menghormati Piagam PBB,” kata dia.
Baca: Buka KTT G20, Jokowi: Saatnya Kita Akhiri PerangDia melanjutkan, di Uni Eropa sendiri, sebagai akibat dari perang Rusia-Ukraina telah terjadi krisis pangan. Ada mobilisasi dana 8 miliar euro untuk mengatasi masalah pangan, terutama untuk negara berkembang. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNBCIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler