Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Direktur Kurukulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi mengatakan, anggaran yang sudah dicairkan tersebut harus digunakan secara optimal. Kemudian penggunaan dana itu juga harus bisa dipertanggungjawabkan.

’’Saya minta pihak madrasah penerima benar-benar memaksimalkan dana BOS ini tahun secara cepat dan akuntabel,’’ pesannya, dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (3/11/2022).

Baca: BOS Tahap II untuk Madrasah Cair Sebesar Rp 1,166 Trilun

Dia juga menegaskan jika dana sebanyak Rp 1,166 triliun itu dibagi untuk tiga jenjang pendidikan madrasah. Untuk 23.923 Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak Rp540,424 miliar.

Kemudian untuk 16.532 Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak  Rp424,830 miliar, kemudian untuk 8.205 Madrasah Aliyah (MA) sebanyak Rp201,586 miliar.

Isom juga mengucapkan terima kasih kepada jajarannya dan seluruh pihak yang mendukung proses penyaluran Dana BOS Madrasah.Baca: Cek Rekening Lembaga, BOS untuk Madrasah Cair Rp 2,5 Triliun’’Saya ucapkan terima kasih kepada bagian Perencanaan Ditjen Pendis yang sudah intens membahas pencairan dana BOS Madrasah dengan Bappenas dan Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan,’’ ujarnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kemenag.go.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler