Jepang Hibahkan 200 Obat Penawar Gagal Ginjal Akut Misterius
Murianews
Sabtu, 29 Oktober 2022 14:45:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, obat dengan nama Fomepizole itu datang merupakan hibah dari Pemerintah Jepang. Obat untuk penanganan gangguan ginjal akut itu merupakan hibah dari PT Takeda Indonesia.
’’Hibah ini dilaksanakan dengan iktikad baik atas nama kemanusiaan untuk kepentingan kesehatan anak Indonesia,’’ ujar Menkes, dikutip dari Sindonews.com, Sabtu (29/10/2022).
Baca: Soal Gagal Ginjal Akut di Jateng, Ganjar Minta Layanan Kesehatan Proaktif
Kemenkes melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan akan mendistribusikan 200 vial Fomepizole tersebut sesuai kebutuhan kepada seluruh rumah sakit rujukan tingkat provinsi di Indonesia.
’’Ini upaya yang kami lakukan untuk melakukan pencegahan peningkatan kasus gangguan ginjal akut. Kami akan distribusikan ke seluruh RS pemerintah yang merawat pasien gangguan ginjal akut,’’ terang Menkes Budi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



