Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022). Dalam kesempatan tersebut, Maruf Amin meminta agar Arab Saudi menambah kuota jemaah haji asal Indonesia.

Hal ini menyusul semakin banyaknya masyarakat yang mendaftar haji sehingga daftar tunggu terlalu lama hingga mencapai 41 tahun.

”Karena itu, akan sangat gembira sekali kalau kuota haji kita ditambah karena masalah yang sangat khusus untuk Indonesia,” ujar Ma'ruf Amin, dikutip dari Detik.com, Rabu (26/10/2022).

Baca: Bertemu Menag, Menteri Haji Arab Saudi Bahas Kemudahan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia

Ma'ruf Amin menambahkan, lamanya waktu tunggu tersebut berimbas pada persyaratan usia maksimal perjalanan haji.

”Karena antrenya panjang, kemudian pada waktu mendapatkan tidak boleh (berangkat) karena batasan umur,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengeluhkan jauhnya jarak antara lokasi tenda jemaah haji Indonesia dengan lokasi lempar jumrah di Mina. Ia meminta agar jarak antar keduanya bisa lebih dekat. Sebab, hal itu menyulitkan bagi jemaah haji Indonesia yang sudah berusia lanjut. Jumlah mereka pun tidak sedikit.Baca: Ini Pentingnya Vaksin Meningitis bagi Jemaah Haji dan Umrah Merespons harapan dan keluhan Wapres, Menteri Arab Saudi Tawfiq mengatakan, pihaknya masih terus memberikan pelayanan terbaik pada jemaah haji Indonesia khususnya perihal penambahan kuota. Mengingat, kata Tawfiq, jumlah jemaah yang besar dan adanya hubungan erat antara Indonesia dan Arab Saudi.Kemudian, pihaknya juga berjanji untuk menindaklanjuti pemilihan lokasi mabid jemaah haji Indonesia dengan lokasi jamarat usai kunjungannya dari Indonesia nanti. Meski demikian, ada kemungkinan penempatan lokasi terbaru itu nantinya tidak bisa untuk seluruh jemaah. Namun ia menjamin akan mengupayakannya sebanyak mungkin. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler