Penggunaan Obat Sirop Disetop, Gagal Ginjal Akut Misterius Turun Drastis
Murianews
Senin, 24 Oktober 2022 16:22:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut jika setelah penggunaan obat jenis sirop disetop, kasus gagal ginjal akut misterius di Indonesia mengalami penurunan drastis.
Menurutnya, penurunan itu ditandai dengan semakin sedikitnya pasien dengan gejala gagal ginjal akut misterius yang datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
”Sejak kita berhentikan (penggunaan obat sirop), itu sudah kita amati penurunan yang drastis dari pasien baru yang masuk ke rumah sakit,” ungkap menkes dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/10/2022).
Baca: Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius di Indonesia Lebih Tinggi dari Gambia dan Nigeria
Dia mengatakan, sebelum adanya larangan penggunaan obat sirop, pasien gagal ginjal akut misterius di ruangan ICU RSCM bisa menampung 2 sampai 3 orang.
”Jadi yang tadinya RSCM itu penuh satu tempat tidur anak di ICU bisa diisi 2 atau 3 anak, sekarang penambahan barunya sejak kita larang (penggunaan obat sirop) itu turun drastis pasien barunya," jelasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Budi Gunadi Sadikin bersama dengan BPOM RI saat konferensi Pers (Tangkapan Layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut jika setelah penggunaan obat jenis sirop disetop, kasus gagal ginjal akut misterius di Indonesia mengalami penurunan drastis.
Menurutnya, penurunan itu ditandai dengan semakin sedikitnya pasien dengan gejala gagal ginjal akut misterius yang datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
”Sejak kita berhentikan (penggunaan obat sirop), itu sudah kita amati penurunan yang drastis dari pasien baru yang masuk ke rumah sakit,” ungkap menkes dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/10/2022).
Baca: