Polisi Pastikan Tidak Ada Rekaman CCTV Kanjuruhan yang Dihapus
Murianews
Senin, 24 Oktober 2022 14:58:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Polisi memastikan jika tidak ada rekaman CCTV terkait tragedi Kanjuruhan yang dihapus oleh petugas. Hal ini setelah sebelumnya Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengatakan jika ada dugaan CCTV yang dihapus.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, tidak ada satu anggota pun yang menghapus rekaman CCTV dalam tragedi kanjuruhan itu.
”Itu sudah clear tidak ada yang dihapus,”kata Dedi Prasetyo dikutip dari Merdeka.com, Senin (24/10/2022).
Baca: Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Menjadi 134 Orang
Kepastian itu sebagaimana hasil penyelidikan Polri terkait dugaan adanya rekaman yang dihapus. Selain dari hasil penyelidikan, Dedi juga merujuk hasil temuan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang sebelumnya menyebut tidak ada rekaman CCTV dihapus.
”Kan Cak Anam (Komisioner Komnas HAM) sudah sampaikan (tidak ada yang dihapus),” kata Dedi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi Pers di Mapolres Malang (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Polisi memastikan jika tidak ada rekaman CCTV terkait tragedi Kanjuruhan yang dihapus oleh petugas. Hal ini setelah sebelumnya Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengatakan jika ada dugaan CCTV yang dihapus.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, tidak ada satu anggota pun yang menghapus rekaman CCTV dalam tragedi kanjuruhan itu.
”Itu sudah clear tidak ada yang dihapus,”kata Dedi Prasetyo dikutip dari Merdeka.com, Senin (24/10/2022).
Baca: