Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, jika ada anggotanya yang melakukan pungutan liar (Pungli) jabatan di internal Korps Bhayangkara, dia meminta untuk langsung dicopot.

Hal ini menyusul adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum anggota dalam penerimaan sekolah polisi.

”Termasuk juga kalau ada yang bawa-bawa nama saya tolong tangkap, laporkan. Kita sepakat di Mabes (Polri) tidak ada yang seperti itu,” ucap Kapolri di akun Instagram resminya, @listyosigitprabowo pada Senin (24/10/2022).

Lebih lanjut, Sigit juga meminta jajaran Polda dan Polres tidak melakukan pungli di internal Korps Bhayangkara.

Ia juga meminta jajarannya melakukan penilaian yang objektif terkait dengan prestasi anggotanya.

Baca: Kapolri Instruksikan Polantas Profesional dalam Menangani Kasus Kecelakaan

Setelah itu, petinggi Polri dapat memberikan usulan kepada pimpinannya untuk mempromosikan anggota yang berprestasi itu.

”Tolong di Polda di Polres lakukan hal yang sama, tidak ada untuk menempatkan jabatan harus bayar, tidak ada untuk supaya seseorang untuk sekolah harus bayar,” terangnya.Dalam kesempatan yang sama, ia juga mendorong perwira tinggi Polri menghilangkan potensi anggota untuk melakukan pungli.Baca: Catat! Kapolri Larang Tilang Manual di Pinggir Jalan Sigit pun meminta jajaran Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) melakukan pengawasan dan mencopot setiap pihak yang terlibat pungli di internal Polri.”Kita kita yang atasan atasan ini juga harus mengurangi hal-hal atau menghilangkan hal-hal yang membuat anggota kemudian memiliki alasan untuk melakukan pungli, karena alasannya untuk melakukan setoran ke atasan. Ini tolong ditiadakan,” tegasnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Intagram

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler