Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bakal mengedarkan obat penawar untuk penyakit gagal ginjal akut misterius. Pengedaran itu dikhususkan terhadap rumah sakit yang memiliki pasien gagal ginjal tersebut.

Sementara obat penawar itu dipesan dari Singapura yang sudah dilakukan pengujian dengan hasil positif reaktif dapat mengobati gagal ginjal akut misterius.

”Kemarin langsung beli dan langsung dibawa dari Singapura, dan sudah diberikan kepada pasien yang saat ini masih dirawat di RSCM. Juga akan diberikan kepada seluruh rumah sakit yang merawat pasien gagal ginjal ini,” kata Juru Bicara Kemenkes Syahril, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (22/10/2022).

Baca: Kemenkes Temukan 102 Sirop Dikonsumsi Penderita Ginjal Akut Misterius 

Syahril mengungkap, semua biaya yang ditimbulkan dari pembelian obat ditanggung penuh Kemenkes.

Berdasarkan laporan RSCM, ada perubahan yang baik dari pasien-pasien. Setelah mengonsumsi obat, pasien mulai bisa buang air kecil.

”Perubahannya begini, mulai keluar lagi air kencingnya. Keadaannya juga membaik. Tapi yang stabil juga ada, maka kita tunggu saja. Artinya reaksi ini ada yang bagus," ungkap Syahril.

Untuk sementara, obat penawar (antidotum) Fomepizole yang rencananya didatangkan berjumlah sekitar 200 vial.Ratusan vial obat itu didatangkan dari Australia maupun Singapura. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin lebih dulu menghubungi Menteri Kesehatan Singapura dan Australia terkait pengiriman obat ini.Baca: Kemenkes Sebut Ada 209 Penderita Ginjal Akut Misterius di Indonesia, 99 MeninggalObat tersebut nantinya akan disuntikkan beberapa kali ke pasien gangguan ginjal akut misterius. Menurut Budi, harga per vial Fomepizole saat ini adalah Rp 16 juta.”Satu vialnya Rp 16 juta harganya, itu untuk sementara kita yang nanggung,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler