Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat ada sebanyak 43 anak yang meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan. Sementara total korban sejauh ini sebanyak 132 orang yang meninggal dunia.

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak pada Kementerian PPPA, Nahar mengatakan, puluhan korban anak yang meninggal tersebut terdiri atas 33 anak laki-laki dan 10 anak perempuan.

”Total ada 132 korban, 43 di antaranya anak-anak. Dari 43 korban anak-anak itu, 33 antaranya laki-laki dan 10 perempuan,” kata Nahar, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (17/10/2022).

Baca: Korban Tragedi Kanjuruhan Total Mencapai 712 Orang

Dia menambahkan, saat ini KPPPA juga telah memberikan layanan dukungan psikologis kepada 119 korban yang masih selamat. Dari jumlah itu, 51 korban selamat di antaranya adalah anak-anak.
Layanan dukungan psikososial dilaksanakan oleh tim gabungan Kabupaten Malang yang terdiri atas Tim UPTD PPA Dinas PPPA Kabupaten Malang, Dinkes Kabupaten Malang, Polres Malang, dan HIMPSI.Turut terlibat dalam layanan psikologi ini dari tim Fakultas Psikologi dari Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, UIN Malang, Universitas Merdeka Malang, Yayasan Save The Children, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK NU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta organisasi kemanusiaan lainnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler