Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti betapa banyaknya praktik pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh anggota instansi Polri. Bahkan hal ini menjadi salah satu sebab menurunnya kepercayaan publik.

Dari laporan yang diterimanya, Jokowi mencatat ada 29,7 persen yang merusak citra polri karena pungli. Ini persentase yang cukup banyak dan perlu dilakukan pembenahan secara menyeluruh.

”Keluhan masyarakat terhadap Polri 29,7 persen itu, ini sebuah persepsi karena pungli. Tolong ini anggota-anggota semua diredam ini. Sewenang-wenang, tolong ini juga diredam,” kata Jokowi dikutip dari kanal youtube Sekretaria Presiden, Sabtu (15/10/2022).

Baca: Jokowi Banyak Mendapatkan Laporan Gaya Hidup Anggota Polri yang Mewah

Jokowi juga meminta agar anggota Polri yang berada di lapangan untuk tidak menggunakan pendekatan represif, tetapi lebih ke humanis.

Kemudian, Jokowi juga tidak ingin anggota Polri yang berada di lapangan, mencari-cari kesalahan masyarakat yang sebenarnya tidak ada.

”Pendekatan-pendekatan yang represif jauhi. Mencari-cari kesalahan, nomor 3, 19,2 persen. Dan keempat hidup mewah, yang tadi sudah saya sampaikan,” sambungnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian memberikan pengarahan jika Polri merupakan aparat penegak hukum yang paling dekat dengan masyarakat dan paling sering interaksi dengan masyarakat. Dia meminta para kapolres dan kapolda juga mengingatkan para anggota.Baca: Kapolri Perintahkan Langsung Penangkapan Kapolda Jatim Irjen Teddy MinahasaJokowi meminta anggota Polri melayani dan merespons cepat masyarakat meskipun hal-hal kecil. Sehingga masyarakat merasa diayomi dan menimbulkan perasaan aman.”Jangan sampai karena ketidakcepatan kita, rasa aman dan nyaman itu, menjadi terkurangi atau hilang. Karena apapun Polri adalah pengayom masyarakat,” ujarnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Youtube Sekretariat Presiden

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler