TGIPF Sebut Indosiar Minta Laga Arema FC Vs Persebaya Digelar Malam
Murianews
Rabu, 12 Oktober 2022 11:07:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam tragedi Kanjuruhan mengungkap adanya temuan penting, yakni laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya yang seharusnya digelar sore, tetapi malah digelar pada malam hari.
Dalam hal ini, TGIPF juga sudah memanggil pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk dimintai keterangan terkait hal itu. Dari keterangan yang didapatkan, pengunduran pertandingan hingga malam hari ini atas dasar permintaan broadcaster.
TGIPF Rhenald Kasali mengatakan, keterangan yang didapat dari pemeriksaan terhadap PT LIB, mereka mengaku jika pihak broadcaster, dalam hal ini adalah Indosiar, meminta PT LIB agar pertandingan digelar malam hari.
Baca: Laga Digelar Malam Hari Jadi Temuan Penting TGIPF Terkait Tragedi Kanjuruhan
”PT LIB mengatakan, broadcaster (Indosiar) mintanya begitu, harus dipenuhi, menurut LIB,” ujar Rhenald Kasali, dikutip dari Kompas.com, Rabu (12/10/2022).
Rhenald menyebutkan, ada faktor kontrak bernilai besar yang membuat PT LIB memenuhi permintaan Indosiar supaya laga Arema melawan Persebaya tetap digelar malam hari.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tragedi Kanjuruhan Malang membuat 127 orang meninggal. Kejadian memilukan ini terjadi menyusul kekalahan Arema FC dari Persebaya. (tangkaoan layar)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam tragedi Kanjuruhan mengungkap adanya temuan penting, yakni laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya yang seharusnya digelar sore, tetapi malah digelar pada malam hari.
Dalam hal ini, TGIPF juga sudah memanggil pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk dimintai keterangan terkait hal itu. Dari keterangan yang didapatkan, pengunduran pertandingan hingga malam hari ini atas dasar permintaan broadcaster.
TGIPF Rhenald Kasali mengatakan, keterangan yang didapat dari pemeriksaan terhadap PT LIB, mereka mengaku jika pihak broadcaster, dalam hal ini adalah Indosiar, meminta PT LIB agar pertandingan digelar malam hari.
Baca: