Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kepala Pusat Meterologi Mairitim Badan Meteorilogi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Eko Prasetyo mengimbau kepada warga yang berada di pesisir Jawa Barat (Jabar) untuk berhati-hati. Sebab, akan terjadi gelombang setinggi 6 meter di wilayah perairan Jabar.

”Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadinya gelombang tinggi agar selalu waspada,” katanya, dikutip dari Antaranews.com, Jumat (7/10/2022).

Eko Prasetyo memprediksi, ada sejumlah perairan di Indonesia yang berpotensi terjadi gelombang tinggi. Diantaranya adalah gelombang 1,2 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka utara, perairan timur Pulau Simeulue Kepulauan Mentawai, dan Teluk Lampung bagian selatan.

Baca: Kepala BMKG Sebut Puncak Musim Hujan Terjadi Pada Desember

Kemudian Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan NTT, Samudera Hindia Selatan NTT, perairan selatan Kepulauan Anambas, perairan Kepulauan Bintan, perairan Kepulauan Kai-Aru, perairan selatan Kepulauan Tanimbar, dan Laut Arafuru.

Sementara gelombang di kisaran 2 meter hingga 5,4 meter diprediksi terjadi perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggan-Bengkulu, perairan barat Lampung, dan Samudera Hindia Barat Sumatera.

Lalu Selat Sunda bagian barat dan selatan, periran selatan Pulau Jawa Tengah-Pulau Sumbawa, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah-NTB.
Sementara gelombang tinggi mencapai 4 hingga 6 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat.Baca: BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia”Ada risiko keselamatan pelayaran untuk beberapa jenis kapal dan perahu. Misalnya, perahu nelayan berisiko jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter. Lalu kapal tongkang kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter,” ungkapnya.Lalu kapal tongkang akan berisiko jika kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Lalu kapal ukuran besar seperti feri berisiko jika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Antaranews.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler