Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Musibah banjir menerjang MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan. Akibatnya, tembok sekolah tersebut roboh hingga membuat tiga orang meninggal dunia.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan tembok roboh akibat luapan air pada pukul 14.50 WIB. Saat itu hujan deras menyebabkan gorong-gorong air meluap.

”Kejadian bermula saat hujan deras menyebabkan air gorong-gorong meluap, dan menggenangi area sekolah MTsN 19," ujar Isnawa seperti dikutip Detik.com, Kamis (6/10/2022).

Tembok yang roboh tersebut, lanjutnya, merupakan tembok panggung kegiatan yang berada di lapangan sekolah.

Sebelum tembok roboh, siswa sedang bermain dekat tembok tersebut. Cuaca juga sedang hujan lebat.

”Beberapa siswa yang sedang bermain di area taman sekolah tertimpa tembok yang roboh, karena tidak mampu menahan luapan air yang ada,” kata Isnawa.

Tim damkar mengerahkan tiga unit mobil alat penyedot air. Proses penyedotan air yang dilakukan tim damkar ini juga dibantu oleh aparat kepolisian.

Terlihat genangan air banjir di MTsN 19 Pondok Labu itu kini perlahan mulai surut. Tim damkar dan polisi di lokasi masih berjibaku melakukan penyedotan.

”Dugaan sementara tembok roboh akibat luapan banjir,” kata Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra.

Seluruh siswa dan guru sudah dievakuasi dari MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan. Sementara itu, korban tewas dan luka saat ini sudah dibawa ke RS Prikasih.

”Seluruh korban sedang dibawa ke Rumah Sakit Prikasih untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Berikut data terbaru korban MTsN 19 Pondok Labu:

Meninggal Dunia:
1. Nama: Dicka Safa Ghifari
Usia: 13 Tahun (17 Des 2008)
Jenis kelamin: Laki-laki
Status: Meninggal dunia
Direncanakan akan dimakamkan di TPU Johar

2. Nama: Muh. Adnan Efendi
Usia: 13 Tahun (11 Mei 2009)Jenis kelamin: Laki-lakiStatus: Meninggal duniaDirencanakan akan dimakamkan di TPU Cilandak3. Nama: Dendis Al LatifUsia: 13 Tahun (15 Des 2008)Jenis kelamin: Laki-lakiStatus: Meninggal duniaDirencanakan akan dimakamkan di TPU Kampung KandangLuka-Luka:1. Nama: Adisya Daffa AllutfiUsia: 13 Tahun (26 Mei 2009)Jenis kelamin: Laki-lakiStatus: Hidup/Luka-luka, dalam penanganan2. Nama: Nabila Ika FatimahUsia:15 Tahun (8 Ags 2007)Jenis kelamin: PerempuanStatus: Hidup/Luka-luka, dal penanganan3. Nama: Nirjirah DesnauliUsia: 14 Tahun (1 Des 2007)Jenis kelamin: PerempuanKorban: Hidup/Luka-luka, dalam penanganan. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler