Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Malang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Stadion Kanjuruhan, lokasi tempat tewasnya 131 orang pasca pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022). Bahkan Jokowi secara langsung mengecek kondisi pintu di stadion.

Usai peninjauan itu, Jokowi kemudian instruksi kepada sejumlah menteri dan kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dalam tragedi Kanjuruhan.

dalam instruksi tersebut, setidaknya ada empat poin yang patut ditindak lanjuti dan menjadi catatan.

1. Jokwi Minta Tragedi Kanjuruhan Diusut Tuntas

Presiden Jokowi memerintahkan kepada TGIPF maupun aparat keamanan untuk mengusut tuntas tragedi yang menewaskan 131 orang tersebut.

Bahkan Jokowi dengan tegas memberikan waktu satu bulan kepada TGIPF untuk melakukan investigasi dan mengungkapkan ke publik terkait kebenarannya dari tragedi Kanjuruhan itu.

”Saya beri batas waktu paling lama satu bulan untuk mengungkap kasus ini,” jelasnya, dikutip dari Kompas.com, Kamis (5/10/2022).

2. Jokowi Minta Sanksi Tegas Penyelenggara Pertandingan

Selain itu, Jokowi juga meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memberi sanksi jika ada kelalaian dalam penyelenggaraan pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Menurutnya, pemberian sanksi itu harus sesuai dengan hasil investigasi dan pengungkapan vakta yang saat ini masih berlangsung.

”Jika mengarah pada pelanggaran pidana nanti yang akan mengumumkan dari Polri,” jelasnya.3. Jokowi Minta Audit Ulang Seluruh StadionPresiden Jokowi juga meminta kepada Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengaudit ulang semua stadion yang ada di Indonesia. Hal ini untuk mengantisipasi peristiwa serupa di lain waktu.Jokowi bahkan menyebut detail soal pintu gerbang, posisi duduk, pagar dan lainnya. Hal itu dilakukan demi keselamatan masyarakat dan keamanan selama pertandingan.”Sehingga keselamatan penonton itulah yang kita utamakan. Saya harap, audit ini bisa selesai dalam rentang waktu satu bulan,” terangnya.4. Jokowi Minta Ada Evaluasi ManajemenSelain itu, Jokowi akan mengevaluasi dan memperbaiki manajemen olahraga di Indonesia. bahkan pihaknya sudah menelepon Presiden FIFA untuk membantu memperbaiki manajemen sepak bola di Indonesia.”Semuanya kita evaluasi total, agar kejadian di Stadion Kanjuruhan tidak terjadi lagi,” ungkapnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler