Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Partai Nasdem memutuskan untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan untuk menjadi Calon Presiden (Capres) pada pemilu 2024 mendatang. Pengusungan Anis itu dideklarasikan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Setelah deklarasi Anis sebagai Capres Nasdem, kemudian muncul nama-nama yang kemudian akan mendampingi Anis dalam Pilpres 2024 mendatang.

Terkait hal itu, Wasekjen NasDem Hermawi Taslim mengatakan ada tiga calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Anis.

Baca: Surya Paloh Sebut Jokowi Sambut Baik Deklarasi Anis Sebagai Capres Nasdem

Menurutnya, tiga nama potensial yang masuk radar Nasdem adalah Panglima TNI Andika Perkasa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan putri presiden keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid.

”Banyak lah yang sudah muncul itu yang jelas nama seperti Andika Khofifah itu, Yenny Wahid itu masuk dalam radar kita dan banyak lagi,” katanya, dikutip dari Merdeka.com, Rabu (5/10/2022).

Selain itu, partai-partai yang akan berkoalisi dengan Nasdem untuk mengusung Anies juga diberikan kesempatan mengajukan nama calon wakil presiden. Nama pendamping Anies akan dibahas bersama.
”Kita kumpulkan nama tentu partai-partai koalisi kumpulkan nama,” kata Hermawi.Baca: Nasdem Resmi Usung Anis Baswedan Sebagai Capres 2024Namun, sepenuhnya keputusan untuk memilih calon wakil presiden berada di tangan Anies sebagai calon presiden. Anies diberikan otoritas penuh untuk memilih pendampingnya.”Jadi stok nama dari NasDem akan dikumpulkan dengan nama dari partai-partai koalisi. Lalu dibicarakan bersama Anies. Yang utama di situ adalah persetujuan pak Anies. Karena dia pengantinnya,” terangnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Merdeka.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler