Jokowi Murka Karena Aspal Masih Impor, Padahal di RI Melimpah
Murianews
Senin, 3 Oktober 2022 14:24:16
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkapkan kemarahannya di hadapan publik. Kali ini, Jokowi murka lantaran masih instansinya masih ada yang mengimpor aspal dengan jumlah banyak.
Padahal, di Indonesia sendiri ketersediaan aspal masih cukup melimpah. Namun, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik, tetapi justru malah membeli dari luar negeri.
”Yang saya paling tidak senang kalau dalam negeri ada kita masih impor. Baik ini produk dari usaha kecil maupun besar,” ungkap Jokowi saat membuka Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (3/10/2022).
Baca: Surya Paloh Sebut Jokowi Sambut Baik Deklarasi Anis Sebagai Capres Nasdem
Soal impor aspal menjadi salah satu yang jadi kekesalan Jokowi dia mengungkapkan Pulau Buton, Sulawesi Tenggara punya cadangan aspal sebesar 662 juta ton.
Namun, meskipun sudah jelas kekayaan aspal Indonesia sangat besar, nyatanya masih ada catatan impor komoditas tersebut sebanyak 5 juta ton per tahun.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi proyek pengerjaan jalan di Kabupaten Jepara. (Diskominfo Jepara)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkapkan kemarahannya di hadapan publik. Kali ini, Jokowi murka lantaran masih instansinya masih ada yang mengimpor aspal dengan jumlah banyak.
Padahal, di Indonesia sendiri ketersediaan aspal masih cukup melimpah. Namun, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik, tetapi justru malah membeli dari luar negeri.
”Yang saya paling tidak senang kalau dalam negeri ada kita masih impor. Baik ini produk dari usaha kecil maupun besar,” ungkap Jokowi saat membuka Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (3/10/2022).
Baca: