Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertamax series dan dex series. Saat ini, harga pertamax yang semula Rp 14.500 perliter menjadi Rp 13.900 per liter atau turun Rp 600 per liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi akan terus disesuaikan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus.
”Evaluasi dan penyesuaian harga untuk BBM non subsidi akan terus kami lakukan secara berkala setiap bulannya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Murianews, Sabtu (1/10/2022).
Baca: Harga Pertamax Turun Jadi Rp 13.900 per Liter
Mengenai adanya perbedaan penyesuaian harga pada produk Pertamax Series dan Dex Series, Irto menjelaskan bahwa hal ini diakibatkan oleh kondisi energi global, salah satunya adalah geopolitik di Eropa Timur.
Kondisi ini menyebabkan tingginya permintaan produk bahan bakar gas diseluruh dunia, dan salah satu subtitusi produk bahan bakar gas adalah bahan bakar diesel yang harganya mengacu kepada MOPS Kerosene.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Erick Thohir saat Sidak di SPBU (Dok. BUMN)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertamax series dan dex series. Saat ini, harga pertamax yang semula Rp 14.500 perliter menjadi Rp 13.900 per liter atau turun Rp 600 per liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi akan terus disesuaikan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus.
”Evaluasi dan penyesuaian harga untuk BBM non subsidi akan terus kami lakukan secara berkala setiap bulannya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Murianews, Sabtu (1/10/2022).
Baca: