Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Moutong – Densus 88 menembak mati teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Askar alias Jaid alias Pak Guru. Penembakan itu dilakukan setelah sebelumnya terjadi baku tembak antara Askar dengan Densus 88.
Kasatgas Madago Raya Kombes Arif Budiman membenarkan adanya penembakan teroris yang dilakukan Densus 88 yang tergabung dalam Satgas Ops Madago Raya.
”Iya betul (ditembak) Tim Sogili Densus yang tergabung dalam Satgas Ops Madago Raya," kata Arif, dikutip dari Detik.com, Jumat Jumat (30/9/2022).
Arif menyebut Askar saat ini dalam kondisi meninggal dunia. Dia belum menjelaskan lebih lanjut terkait keberadaan Askar.
Baca: Ganjar Ditemui Petinggi Densus 88, Ini yang Dibahas
”Kondisi meninggal dunia,” ucapnya.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto mengatakan Askar ditembak di Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso pada Kamis (29/9/2022) sekitar pukul 18.20 Wita. Satgas Madago Raya juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata dan bom lontong.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas saat mengevakuasi jenazah teroris (Detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Moutong – Densus 88 menembak mati teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Askar alias Jaid alias Pak Guru. Penembakan itu dilakukan setelah sebelumnya terjadi baku tembak antara Askar dengan Densus 88.
Kasatgas Madago Raya Kombes Arif Budiman membenarkan adanya penembakan teroris yang dilakukan Densus 88 yang tergabung dalam Satgas Ops Madago Raya.
”Iya betul (ditembak) Tim Sogili Densus yang tergabung dalam Satgas Ops Madago Raya," kata Arif, dikutip dari Detik.com, Jumat Jumat (30/9/2022).
Arif menyebut Askar saat ini dalam kondisi meninggal dunia. Dia belum menjelaskan lebih lanjut terkait keberadaan Askar.
Baca: