Ini Penjelasan Effendi Simbolon Soal TNI Seperti Gerombolan
Murianews
Rabu, 14 September 2022 13:51:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon akhirnya meminta maaf setelah mengatakan TNI seperti gerombolan. Ucapan Simbolon itu memunculkan amarah dari para prajurit TNI yang kemudian menuntut agar politisi PDIP itu meminta maaf secara terbuka.
”Saya dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf apapun perkataan saya yang menyinggung, yang menyakiti, yang tidak nyaman di hati para prajurit, siapa pun dia, dari mulai tamtama, bintara, perwira, bahkan sampai para sesepuh, para pihak yang tidak nyaman dengan adanya perkataan yang mungkin diartikan lain,” kata Simbolon, dikutip dari Detik.com, Rabu (14/9/2022).
Usai menyatakan meminta maaf, Simbolon pun kemudian menjelaskan maksud dari perkataannya tentang TNI seperti gerombolan. Dia tidak bermaksud untuk menyamakan TNI dengan ormas.
Baca: Sebut TNI Seperti Gerombolan, Effendi Simbolon Berujung Minta Maaf
Dia juga menyadari bahwa dari perkataannya tersebut, banyak pihak yang tidak nyaman dan merasa tersinggung.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Effendi Simbolon (CNNIndonesia.com)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon akhirnya meminta maaf setelah mengatakan TNI seperti gerombolan. Ucapan Simbolon itu memunculkan amarah dari para prajurit TNI yang kemudian menuntut agar politisi PDIP itu meminta maaf secara terbuka.
”Saya dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf apapun perkataan saya yang menyinggung, yang menyakiti, yang tidak nyaman di hati para prajurit, siapa pun dia, dari mulai tamtama, bintara, perwira, bahkan sampai para sesepuh, para pihak yang tidak nyaman dengan adanya perkataan yang mungkin diartikan lain,” kata Simbolon, dikutip dari Detik.com, Rabu (14/9/2022).
Usai menyatakan meminta maaf, Simbolon pun kemudian menjelaskan maksud dari perkataannya tentang TNI seperti gerombolan. Dia tidak bermaksud untuk menyamakan TNI dengan ormas.
Baca: