Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama dengan pemerintah, sepakat untuk menghapus daya listrik 450 Volt Ampere (VA). Sementara yang saat ini masih menggunakan daya listrik 450 VA, akan dialihkan ke daya 900 VA.

Ketua Banggar Said Abdullah saat rapat Panja dengan Kementerian Keuangan tentang RUU APBN 2023 mengaku telah sepakat dengan pemerintah untuk mengalihkan daya listrik 450 VA ke 900 VA.

Menurutnya, dengan pengalihan daya listrik ini, subsidi listrik tetap diberlakukan sebagaimana mestinya. Sehingga, masyarakat miskin yang mendapatkan daya listrik 450 VA itu, akan mendapatkan jatah daya listrik yang lebih layak menjadi 900 VA.

Baca: Keberatan Tarif Listrik Naik, PLN Persilahkan Pelanggan Turunkan Daya

”Dengan jatah listrik orang miskin ditambah menjadi minimal 900 VA, maka golongan daya listrik 450 VA dihapus. Dengan begitu permintaan terhadap listrik naik dan oversupply bisa berkurang,” terangnya, dikutip dari Detik.com, Selasa (13/9/2022).
Said meminta kepada PT PLN (Persero) tidak mengenakan biaya lagi ke masyarakat atas kenaikan daya tersebut.”Kalau dari 450 VA kita naikkan 900 VA kan nggak perlu biaya. PLN tinggal datang ngotak ngatik kotak meteran,” terangnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler