Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, tidak menutup kemungkinan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite bisa turun. Hal ini menyusul harga minyak mentah dunia yang terus merosot.
Kendati harga pertalite baru dinaikkan pada awal bulan ini, tetapi peluang untuk bisa terun tetap ada kemugkinan apabila harga minyak mentah dunia juga mengalami penurunan.
Arifin mengatakan, harga minyak mentah dunia saat ini berada di level US$90 per barel. Menurutnya, ini adalah harga rendah.
Baca: Pengecer Dilarang Jual Pertalite, Pengendara Mengular di SPBU Grobogan
”Nanti kita lihat, kalau harga minyak membaik, ya Insya Allah (turun harga pertalite),” ujar Arifin, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (10/9/2022).
Kendati demikian, untuk melakukan penurunan harga pertalite itu, pihaknya tidak bisa melakukan secara mandiri. Melainkan membutuhkan penghitungan secara seksama bersama dengan Kementerian terkait.
Namun, pihaknya tetap akan melakukan penghitungan internal untuk melihat seberapa besar kemungkinan harga minyak turun dan pengaruhnya ke harga BBM di dalam negeri.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Stok Pertalite di salah satu SPBU di Kabupaten Pati kosong. (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, tidak menutup kemungkinan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite bisa turun. Hal ini menyusul harga minyak mentah dunia yang terus merosot.
Kendati harga pertalite baru dinaikkan pada awal bulan ini, tetapi peluang untuk bisa terun tetap ada kemugkinan apabila harga minyak mentah dunia juga mengalami penurunan.
Arifin mengatakan, harga minyak mentah dunia saat ini berada di level US$90 per barel. Menurutnya, ini adalah harga rendah.
Baca: