Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas telah membentuk tim investigasi dan sudah diterjunkan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor 1, Kabupaten Ponorogo.

Yaqut mengatakan investigasi dilakukan setelah ada pernyataan dari orang tua korban. Kemenag ingin mengetahui penyebab santri meninggal dunia.

”Kita perintahkan kepada aparat di Kementerian Agama untuk datang ke sana melihat apa sih sebenarnya yang terjadi,” kata Yaqut di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari CNNIndonnesia.com, Kamis (8/9/2022).

Menurut Yaqut, investigasi Kemenag berfokus pada tanggung jawab pesantren dalam kasus ini. Kemenag akan mengecek semua cabang Gontor untuk melihat apakah hal serupa terjadi.

Baca: Dugaan Kasus Penganiayaan di Gontor Viral, Laporan Baru Dilayangkan

”Ini untuk melihat apakah ini sistematis atau memang ini personal. Kalau personal, kan enggak boleh lembaganya jadi korban, saya kira itu,” ujarnya.

Yaqut menyampaikan Kemenag punya keterbatasan dalam menangani kasus ini. Dia berkata setiap pondok pesantren dan lembaga pendidikan berstatus independen.Karena itu, Kemenag hanya bisa berupaya mendorong pesantren dan lembaga pendidikan untuk terus memperbaiki layanan, termasuk dalam soal pengasuhan.Baca: Polisi Periksa 18 Saksi Kematian Santri di Pondok Gontor”Nah, pola pengasuhan ini yang kami lihat masih kurang dalam lembaga-lembaga pendidikan dan karena ini kita akan melakukan terus pendekatan, sosialisasi, atau apa pun judulnya kepada lembaga-lembaga pendidikan ini supaya ada penekanan terhadap pengasuhan,” tuturnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler