Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mewanti-wanti agar Indoensia tidak terjadi inflasi yang terlampau besar. Sebab, dari inflasi itu selain bisa mengancam ekonomi, juga  dapat menimbulkan krisis sosial dan krisis keamanan.

Menurutnya, inflasi mempunyai efek domino yang menjalar ke berbagai sektor. Karena itu, pemerintah berupaya untuk terus melakukan antisipasi.

Tito mengatakan inflasi yang terjadi saat ini di dunia cukup tinggi. Bahkan, ada negara-negara yang sudah mencapai hiperinflasi, sehingga terjadi krisis ekonomi yang akhirnya menimbulkan efek domino.

Baca: Pemkab Kudus Ancang-Ancang Gunakan BTT untuk Tekan Inflasi

”Akhirnya menimbulkan efek domino ke krisis sosial, pengangguran, harga yang mahal, penduduk yang makin miskin. Dan kemudian krisis keamanan dan bahkan kemudian krisis politik yang membuat jatuhnya pemerintah seperti dalam kasus Srilanka,” kata Tito, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (30/8/2022).

Negara yang ditimpa krisis multidimensi akan berjalan mundur. Tito menegaskan pemerintah tak ingin hal tersebut terjadi.
Baca: Jateng Berhasil Turunkan Inflasi”Kita tidak ingin efek domino-efek domino tersebut terjadi, karena bila terjadi krisis sosial, keamanan, politik, akan membuat negara menjadi mundur bukan maju,” paparnya.Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat inflasi sebesar 4,9 persen pada Juli 2022 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Inflasi tahunan yang berada di atas 4 persen ini merupakan yang tertinggi sejak 2017. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler