Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar dikabarkan akan naik mulai 1 September mendatang. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait rencana kenaikan tersebut.

Kendati demikian, Pertamina meminta kepada masyarakat agar lebih berhemat dalam menggunakan BBM bersubsidi. Hal ini agar pasokan minyak tidak melebihi kuota yang ditargetkan oleh pemerintah.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, hingga saat ini stok untuk BBM bersubsidi masih aman utnuk mendukung mobilitas masyarakat. Namun, masyarakat tetap harus berhemat.

Baca: Koalisi Ojol Nasional Demo Tolak Kenaikan BBM di Depan Gedung DPR

”Kami akan menjaga stok dalam posisi aman. Namun, kami mengimbau masyarakat dapat berhemat menggunakan BBM dan dapat membeli sesuai kebutuhan,” kata Irto, dikutip dari Kompas.com, Senin (29/8/2022).

Terkait besaran atau penyesuaian harga Pertalite, Irto mengaku belum ada instruksi secara resmi kepada Pertamina.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah.
”Belum, kami masih menunggu arahan dari regulator,” lanjut Irto.Baca: BBM Bersubsidi Dikabarkan Naik 1 September, Ini Bocoran Harganya  Sebelumnya, Irto mengungkapkan, sampai dengan Juli 2022, BBM bersubsidi jenis solar yang sudah tersalurkan 9,9 juta kiloliter, sedangkan kuotanya 14,9 juta kiloliter.Sementara itu, BBM bersubsidi jenis Pertalite, hingga juli 2022, sudah tersalurkan 16,8 juta kiloliter, dari kuota 23 juta kiloliter. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler