Sri Mulyani Geram, Elpiji 3 Kg Banyak Dinikmati Orang Kaya
Murianews
Sabtu, 27 Agustus 2022 11:08:57
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku geram dengan adanya subsidi gas Elpiji yang justru banyak dinikmati orang kaya. Bahkan bisa dilkatakan subsidi dari pemerintah selama ini tidak tepat sasaran.
Dia mengungkapkan, sebanyak 68 persen elpiji bersubsidi dinikmati oleh kelompok rumah tangga mampu atau kaya. Sedangkan 32 persen dinikmati golongan rumah tangga kelas bawah.
”Jadi 68 persen konsumsinya dinikmati oleh yang mampu, sedangkan 40 persen terbawah hanya menikmati 32 persen dari subsidi elpiji 3 kilogram,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (27/8/2022).
Baca: Maling Tabung Gas Elpiji di Sragen Dicokok Polisi, Sempat Diwarnai Baku Hantam
Padahal kata Sri Mulyani, pemerintah mengeluarkan biaya subsidi yang besar untuk setiap tabung elpiji 3 kilogram yakni mencapai Rp 42.750 per tabung.
Ia menjelaskan, harga keekonomian atau harga seharusnya elpiji adalah Rp 18.500 per kilogram. Nilai itu berdasarkan penghitungan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 105 dollar AS per barrel dan kurs Rp 14.750 per dollar AS.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tumpukan gas elpiji di pangkalan Pertamina. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku geram dengan adanya subsidi gas Elpiji yang justru banyak dinikmati orang kaya. Bahkan bisa dilkatakan subsidi dari pemerintah selama ini tidak tepat sasaran.
Dia mengungkapkan, sebanyak 68 persen elpiji bersubsidi dinikmati oleh kelompok rumah tangga mampu atau kaya. Sedangkan 32 persen dinikmati golongan rumah tangga kelas bawah.
”Jadi 68 persen konsumsinya dinikmati oleh yang mampu, sedangkan 40 persen terbawah hanya menikmati 32 persen dari subsidi elpiji 3 kilogram,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (27/8/2022).
Baca: