Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga Februari 2022, angka pengangguran di Indonesia didominasi oleh lulusan SMK dibanding lulusan lainnya. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya pun mencapai 8,40 juta orang.

Dilansir dari CNBC, Kepala BPS Margo Yuwono menyebutkan jumlah pengangguran terbanyak berasal dari lulusan SMK. Berdasarkan data yang ada, pengangguran lulusan SMK tercatat 10,38 persen.

”Pengangguran tertinggi (lulusan) SMK,” ujar Margo, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (26/8/2022).

Selanjutnya di bawah SMK, jumlah pengangguran tertinggi diduduki oleh lulusan SMA. Angka persentasenya sebesar 8,35 persen.

Baca: Kurangi Pengangguran, KITB Ditarget Serap 287 Ribu Tenaga Kerja

Kemudian disusul oleh lulusan D-IV, S1, S2, S3 sebesar 6,17 persen dan lulusan diploma I/II/III sebesar 6,09 persen.
Untuk lulusan D-IV hingga S3 dan lulusan D1 hingga D3 cenderung memilih-milih pekerjaan sehingga tingkat penganggurannya juga masih dianggap tinggi.”Lulusan ini karena pilih-pilih pekerjaan sehingga tingkat pengangguran terbukanya tinggi,” jelasnya.Sementara untuk jenjang pendidikan dengan angka pengangguran terendah adalah dari Sekolah Dasar (SD). Berdasarkan data Februari 2022, persentase pengangguran lulusan SD tercatat sebesar 3,09 persen. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNBC Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler