Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar seharusnya dinikmati oleh masyarakat golongan menegah ke bawah atau masyarakat kurang mampu. Namun, ternyata yang lebih banyak justru orang kaya.

Hal ini pula yang membuat Menteri Keuangan (Menkeu) geram. Pasalnya, orang kaya yang seharusnya tidak mengkonsumsi pertalite dan solar, tetapi kenyataannya malah berbalik, justru mereka yang paling banyak menghabiskan dua jenis BBM tersebut.

Dia juga menyayangkan orang kaya yang lebih memilih menggunakan pertalite dan solar ketimbang BBM nonsubsidi lain.

Baca: Jokowi Buka Suara Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite

Sri Mulyani menjelaskan, dari anggaran subsidi dan kompensasi energi tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp 502,4 triliun, di antaranya mencakup alokasi untuk Pertalite sebesar Rp 93 triliun dan alokasi untuk Solar sebesar Rp 143 triliun.

”Solar dalam hal ini dari Rp 143 triliun itu sebanyak 89 persen atau Rp 127 triliunnya yang menikmati adalah dunia usaha dan orang kaya,” ungkap Sri Mulyani, dikutip dari Kompas.com, Jumat (26/8/2022).

Begitu pula dengan Pertalite dari anggaran Rp 93 triliun yang dialokasikan, sekitar Rp 83 triliun dinikmati oleh orang kaya. Masyarakat yang memang berhak mendapat subsidi dan kompensasi energi hanya menikmati sedikit.
Baca: Alamak! September Kuota Pertalite Diperkirakan September”Dari total Pertalite yang kita subsidi itu Rp 83 triliunnya dinikmati 30 persen terkaya,” katanya.Oleh karena itu, pemerintah saat ini tengah berupaya untuk membuat kebijakan yang mendorong konsumsi Pertalite dan Solar bisa tepat sasaran.”Memang orang-orang yang tidak mampu dan miskin tetap juga menikmati barang itu namun porsinya kecil. Ini yang perlu untuk kita pikirkan,” tutup Sri Mulyani. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler