Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa kuota untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis pertalite diperkirakan akan habis pada September mendatang. Hal ini lantaran konsumsi pertalite yang membengkak selama tiga bulan terakhir.

Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah telah menetapkan kuota pertalite sebanyak 23,05 juta kiloliter (KL) pada 2022.

”Namun, hingga Juli 2022 realisasi konsumsi Pertalite di masyarakat ternyata sudah mencapai 16,84 juta KL,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Jumat (26/8/2022).

Baca: Sri Mulyani Ngomong, Harga Pertalite Harusnya Rp 14.450 per Liter

Dia juga merinci konsumsi pertalite setiap bulan dari masyarakat. Menurutnya, dalam setiap bulan konsumsinya mencapai 2,4 juta KL.

”Kalau pola konsumsinya sama (2,4 juta KL per bulan), maka akhir Sptember kuta pertalite akan habis,” imbuhnya.
Sementara untuk Solar, pemerintah telah menetapkan kuotanya sebanyak 14,91 juta KL untuk 2022, tetapi realisasi konsumsinya sudah mencapai 9,88 juta KL hingga Juli 2022. Jika mengikuti tren konsumsi itu maka sebelum akhir tahun kuota Solar sudah habis.Baca: Jokowi Buka Suara Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite”Jadi kalau ikuti tren ini, bulan Oktober habis kuotanya itu (Solar),” imbuhnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler